Guardiola Buka Suara Setelah Man City Dibantai Klub Norwegia, Ini Alasan Utamanya

 

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan alasan di balik kekalahan telak timnya saat menghadapi Bodo/Glimt pada matchday ke-7 Liga Champions 2025/2026. Dalam pertandingan yang digelar Rabu (21/1/2026) dini hari WIB, The Citizens harus menyerah dengan skor 1-3 dari wakil Norwegia tersebut.

Sejak babak pertama, Manchester City sudah berada di bawah tekanan. Bodo/Glimt tampil agresif dan efektif memanfaatkan serangan balik cepat, yang membuat lini pertahanan City kerepotan. Strategi itu langsung membuahkan hasil ketika Kasper Høgh mencetak dua gol beruntun pada menit ke-22 dan 24.

Gol pertama Høgh lahir lewat sundulan dari sudut sempit, sebelum ia kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan kaki kanan dua menit kemudian. Keunggulan tuan rumah semakin bertambah di babak kedua setelah Jens Petter Hauge mencetak gol ketiga pada menit ke-58.

Manchester City sempat memperkecil ketertinggalan dua menit berselang melalui tembakan jarak jauh Rayan Cherki pada menit ke-60. Namun, upaya mengejar ketertinggalan semakin berat setelah Rodri menerima kartu merah pada menit ke-62, yang memaksa The Sky Blues bermain dengan 10 orang hingga laga berakhir.

Usai pertandingan, Guardiola menjelaskan bahwa absennya sejumlah pemain kunci menjadi faktor utama kekalahan timnya. Pelatih asal Spanyol itu menyoroti hilangnya kreativitas di sektor sayap akibat tidak tampilnya winger andalan seperti Jeremy Doku dan Savinho.

“Kami tidak memiliki Savinho dan Jeremy, para pemain sayap kami,” ujar Guardiola, dikutip dari laman resmi klub. Ia juga menambahkan bahwa ketidakhadiran beberapa pemain inti lainnya turut memengaruhi konsistensi permainan Manchester City.

Meski kecewa dengan hasil akhir, Guardiola tetap memberikan apresiasi tinggi kepada Bodo/Glimt. Menurutnya, tim asal Norwegia tersebut tampil sangat terorganisir dan mampu menyulitkan City, baik saat bertahan maupun ketika membangun serangan.

“Kami memang kalah, tetapi saya tahu betapa bagusnya mereka. Mereka terorganisir dengan baik dan bermain sangat efektif. Kami memberi selamat kepada mereka,” kata Guardiola.

Kekalahan ini memperpanjang catatan kurang impresif Manchester City sepanjang 2026. Dari tujuh pertandingan di semua kompetisi sejak awal tahun, City baru meraih satu kemenangan, yakni saat membantai Exeter City 10-1 di ajang Piala FA.

Hasil negatif tersebut juga membuat posisi Manchester City di klasemen Liga Champions 2025/2026 semakin terancam. Saat ini, The Citizens baru mengoleksi 12 poin dari tujuh laga, jumlah yang masih berpotensi disalip oleh beberapa rival yang baru memainkan enam pertandingan.


Comments

Popular posts from this blog

Akses Data Terbuka Mendorong Partisipasi Publik Dalam Pengawasan Kebijakan

Strategi Digital Marketing Untuk Meningkatkan Penjualan Melalui Platform Online

Strategi Pemasaran Konten Website Agar Mendapatkan Traffic Tinggi Secara Konsisten